Saat memilih supplier pompa industri Jakarta untuk proyek, harga per unit bukan satu-satunya ukuran. Yang menentukan hasilnya adalah apakah spesifikasi diklarifikasi sebelum penawaran dibuat, apakah unit cocok dengan kondisi lapangan, dan apakah dokumen serta pengiriman ke lokasi proyek terkoordinasi. Tujuh hal berikut dapat Anda cek sebelum menerbitkan purchase order.
1. Spesifikasi Diklarifikasi Sebelum Harga
Pompa yang tepat ditentukan oleh flow (m³/jam), head (m), jenis cairan, suhu, dan kandungan padatan. Supplier yang langsung mengirim harga tanpa menanyakan data tersebut berisiko menawarkan unit yang tidak sesuai. Minta supplier menuliskan dasar pemilihan unitnya: flow dan head acuan, jenis cairan yang diizinkan, serta batas suhunya.
Contohnya, pompa air mixed flow 350HW-8 ditujukan untuk air bersih atau cairan yang menyerupai air dengan suhu maksimal 50°C. Untuk air berpasir dan lumpur, jenis pompanya berbeda, misalnya pompa pasir & slurry LF-B-16.
2. Penggerak dan Sumber Listrik Jelas Sejak Awal
Pastikan penawaran menyebut apakah harga untuk pompa saja atau sudah termasuk penggerak. Pada pompa pasir & slurry LF-B-16, misalnya, motor listrik maupun diesel tidak termasuk dalam unit pompa dan dibahas terpisah saat penawaran.
Bila memakai motor listrik, cocokkan tegangan dan frekuensi motor dengan listrik di lokasi. Panduan memilih motor ada di artikel Memilih Motor Listrik 3 Phase untuk Pompa Industri.
3. Isi Penawaran Tertulis Lengkap
Penawaran yang baik dapat dibandingkan satu per satu. Periksa apakah dokumen penawaran mencantumkan:
- Merek, model, dan ukuran sambungan hisap dan buang
- Material casing dan impeller
- Flow dan head acuan
- Penggerak, bila termasuk: daya, tegangan, dan putaran
- Barang yang termasuk dan yang tidak termasuk dalam harga
- Masa berlaku penawaran dan syarat pembayaran
4. Material Cocok dengan Cairan
Material casing dan impeller harus sesuai dengan cairan, suhu, dan padatan yang dipompa. Beberapa pompa tersedia dalam lebih dari satu pilihan material. LF-B-16, misalnya, tersedia dalam cast iron atau stainless steel 304. Mintalah supplier menjelaskan alasan material yang mereka tawarkan untuk kondisi Anda.
5. Kemampuan Mencarikan Unit Pengganti
Banyak pengadaan berawal dari unit lama yang rusak. Supplier yang terbiasa dengan technical sourcing dapat menelusuri tipe pengganti dari foto nameplate, ukuran sambungan, dan kondisi kerja unit lama. Caranya dijelaskan di artikel Membaca Nameplate Pompa untuk Mencari Unit Pengganti.
6. Dokumen Proyek Disepakati di Awal
Tanyakan sejak awal dokumen apa saja yang diperlukan proyek Anda, misalnya penawaran resmi, invoice, faktur pajak, surat jalan, atau data teknis unit. Kesepakatan di awal mencegah pembayaran atau serah terima tertunda karena dokumen kurang.
7. Pengiriman ke Lokasi Proyek
Pastikan jelas siapa yang mengatur pengiriman, ke alamat mana, dan bagaimana akses ke lokasi. Untuk lokasi tambang, kebun, atau pabrik di luar kota, informasi ini memengaruhi pilihan angkutan dan jadwal kedatangan barang.
Alur Pengadaan di GSI
- Kebutuhan: Anda mengirim aplikasi, spesifikasi, jumlah unit, dan lokasi pengiriman melalui WhatsApp atau formulir
- Validasi: tim kami mengklarifikasi spesifikasi dan data teknis yang belum jelas sebelum harga disusun
- Penawaran: penawaran resmi dibuat berdasarkan spesifikasi yang sudah disepakati
- Pengiriman: kami mengoordinasikan dokumen dan pengiriman barang ke lokasi proyek Anda
- Dukungan: setelah barang diterima, kami tetap membantu klarifikasi teknis
Kantor GSI berada di Setiabudi, Jakarta Selatan. Daftar barang yang kami pasok ada di katalog produk, dan pemetaan per sektor ada di halaman aplikasi industri.
Data yang Perlu Disiapkan
- Aplikasi dan jenis cairan yang dipompa
- Flow dan head yang dibutuhkan, bila sudah diketahui
- Sumber tenaga di lokasi: listrik (tegangan) atau diesel
- Foto nameplate unit lama, bila mengganti unit
- Jumlah unit, lokasi pengiriman, dan target waktu barang tiba